Dosa ku kini tak berasa lagi,yaa rabb!

“hati-hati lah dengan dosa-dosa yang tak familiar di kalangan masyarakat hari ini”

— Ada yang tau apa sih maksudnya statement berikut ini?? — emangnya ada gituh dosa yang tak familiar?? — Kalau orang kerjaannya suka cap-mencap org lain, mungkin mereka langsung menjudge ” waahh parah loe! itu tandanya dosa loe udah bejibun bro”–

jadi gini broo..ups tapi bentar lebih enak nih sebelumnya baca artikel nih,,di setel dulu backsoundnya sama lagunya Maher zain – I Love You So (*walaupun gak nyambung sama artikelnya sih*), terus bacanya di ruangan yang sangat hening..

Apa sih maksudnya “Dosa Tak Familiar”? Jadi maksudnya dosa ini adalah dosa yang sangat jarang sekali dibahas di kumpulan-kumpulan islam dan apalagi selain disana,,yaa wong di kumpulan islam sendiri aja jarang dibahas apalagi diluar,,hehehhee..

sebelumnya saya alangkah lebih baiknya jelasin dosa familiar dulu deh, jadi kalau contoh dari dosa yang familiar adalah dosa-dosa semacam zina, mencuri, membunuh, kagak solat,dll — nah dosa-dosa yang macam gini tuh insya allah ente pasti bakal terasa dan menyesal kalau ngelakuinnya *khusus yg setidaknya mengakui bahwa allah-lah tuhannya*–diluar itu terserah anda,,hahaha..

gimana bro?udah ngeh?

nah sekarang saya mau kasih contoh apa sih dosa yang tak familiar itu,, bentar dikarenakan ana tajirun (read : cari sendiri yah indonya apa, biar penasaran gtuh ceritanya) jadi saya mau kasih contohnya yang berhubungan dengan perdagangan. Jadi salah satu contoh dr dosa tak familiar adalah riba!

Kenapa riba?? ya! setelah saya telah berkecimpung di dunia perdagangan indonesia selama 2 tahun dan sudah lumayan banyak mengenal kawan-kawan yang sudah menceburkan dirinya sejak lama disini, saya dapat menyimpulkan bahwa riba ini masih sangat banyak yang melakukannya dan yang sangat parahnya “mereka adalah seorang muslim dan mereka tak merasa jika mereka sudah melakukan dosa”

Malah lebih parahnya lagi ada salah satu pelatihan kewirausahaan di negara ini yg memberi labelnya dengan nama “xxxx GILA jadi pengusaha?” — mereka memberikan solusi kepada yang katanya calon pengusaha ini dengan trik “Gak papa kita minjem ke bank, kan entar kita sedekahin jadi impas deh” — Gimana bro?? GILA GAK TUH!!HASILNYA : YA BENER! JADI GILA SEMUA–

seperti di Q.S Al-Baqarah : 275 — isinya :ย  “Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila.” Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barang siapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barang siapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal didalamnya.

dan inilah yang akan allah kasih..

Dari artikel ‘Memakan Satu Dirham dari Hasil Riba โ€ฆ โ€” Muslim.Or.Id‘ย  (read : Dosa Memakan Riba Seperti Dosa Seseorang yang Menzinai Ibu Kandungnya Sendiri)

nah ini lah salah satu contoh dosa yang tak familiar di mata masyarakat pada saat ini, mungkin masbro-masbro punya contoh yang lainnya..mangga bisa di share ๐Ÿ˜€

ah udah dulu ya, udah pagi nih waktunya cari napkah dulu ya ๐Ÿ™‚

dan diakhir artikel sang penjilat buku harus memberikan kutipan terakhirnya, yakni “hati-hatilah dengan dosa yang macam gini, walaupun bukan berarti melupakan dosa yang sudah jelas-jelas dosa di mata masyarakat”

oke! keep smile, like it ๐Ÿ˜€ย  and keep syariah in every second your breath,brooo

Advertisements

Mending mana?

“Mending mana?” — Ya! judul ini pas untuk bandingin sesuatu yang buruk dan bagus atau dapat juga buat bandingin sesuatu yang bagus dengan yang lebih bagus lagi..

Untuk cerita di guyuran hujan hari ini, saya ingin bercerita tentang membandingkan sesuatu yg bagus dengan yang sangat bagus..

hhmmm..langsung aja nyok dengerin ocehan si Penjilat Buku yg satu ini

pertama,apa anda ingin mengawali hidup anda seperti ini?

Belum kaya

atau, ujug-ujug anda ingin hidup seperti ini?

mendadak kaya

(kebanyakan mungkin ente pada milih yg kedua atau kalau ente yg “sok bijak” aahh saya mah milihnya mau yg pertama dulu ah,yaa biar bisa cari “pengalaman” hidup biar ada ceritanya gituh buat anak cucu entar,,hhhmmm,”tp entar entar, yaa miskinnya jangan terlalu miskin laa,,yaa yg normal2 aja lah) << ini lah mungkin tipe jawaban yang bakal keluar dari mulut ente2 kalau dilempar pertanyaan yg kayak begini..

Jadi begini bro, intinya mah saya nih mau cerita MENDING MANA??

1. Ente ngawalin perjuangan hidup ini dari angka 2,3,4,6,8,12..dst

atau

2. Ente ngawalin hidup ini dari 2 dan langsung ujug-ujug ke angka 12

Hayo mending mana,bro?atau masih bingung maksudnya apa?yaudah kayaknya ente2 lebih gampang kalau di analogikan dengan uang mungkin ya *ketawa sinis*

gini-gini broo.

1. Ente nih mau ngawalin perjuangan hidup dengan gaji Rp 2 juta dulu,terus naik Rp 3 juta, terus naik lagi Rp 5 juta, terus-terus dan terus… (bertahap broo)

atau

2. Ente nih lebih seneng ngawalin hidup yg awalnya gaji cuma Rp 2 juta terus ujug-ujug kesambet Rp 50juta

gimana bro?pasti udah ngerti kan sekarang *udah iya aja yah,drpd ini cerita kebanyakan analoginya lo entar*

hayoo..mending mana bro? ini pertanyaan bukan salah atau benar, tapi benar dan lebih benar..hahahhaaa..

Susah memang yah di kehidupan yang sangat kapital seperti sekarang ini, pasti sangatlah jarang orang-orang yg ingin mengawali kehidupannya seperti nomer 1, semua pasti ingin dapet nomer 2 apalagi kalau dapet uang 50 juta-nya tanpa ngelakuin apa-apa (read : dapat uangnya di got depan rumahmu bro)

sebetulnya yang saya tekankan disini tuh bukan nominal uangnya bro, tapi gimana sih anda belajar menata kelola sejumlah nominal uang, di setiap kenaikan itu yakinlah ente pasti akan belajar..nah kalau ente yang biasanya megang 2 juta per/bulan eehhh ujug-ujug di suatu hari langsung megang duit yang namanya Rp 50.000.000…uuwwooww!! anda sendiri mungkin bisa jawab lah..

nah kalau pesan terakhir dr penjilat buku nih,,eeeehh bukan yg terakhir tp pesan diakhir cerita ini adalah “NIKMATILAH PROSES HIDUPMU,BRO– dan INGAT!! Nikmatilah disini bukannya harus hidup melarat mulu yah–KITA HARUS MENG-“KAYA”-kan DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN”

oke–keep smile ๐Ÿ™‚ and keep syariah in every second your breath

“Buku yang terbaik adalah buku yang bisa menggerakkan hati pembacanya untuk berpikir dan โ€˜mengganguโ€™ pikiran mereka dan menggerakkan, pikiran dan hati..” — Ungkapan inilah sangat pas saya berikan untuk buku yang satu ini..Kenapa? YA! buku inilah yang pertama kalinya membuat pikiran saya terganggu untuk terus-menerus agar saya menjilati buku-buku yang lainnya