sepenggal hikmah dari doa keluar mesjid

Saat adzan berkumandang dan disaat itu pula kita sedang bekerja, berdagang, meeting, ketemu client penting. apa yang akan kita lakukan?

pertama, terus bekerja. terus melanjutkan obrolan dengan si-klien yg “menurut” kita akan berpotensi menghasilkan duit sebesar 1 M.

kedua, bergegas untuk segera melaksanakan solat.

cuma ada dua pilihan. iya cuma dua, tapi asa terasa sangat berat ya pilihannya..hehehee..

dan percaya gak, ternyata Allah tuh udah mikirin apa yg bakal manusia (ciptaannya) ini bakal takuti. coba deh cek doa keluar mesjid.

اللهم إني أسألك من فضلك

Allaahumma innii as’aluka min fadhlika

Artinya : Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, karunia-Mu. (HR. Muslim, Abu Daud, an-Nasa’I dan Ibnu Majah)

nah! lihatlah bagaimana Allah ngasih doa buat manusia agar tak perlu risau jika panggilan-Nya (adzan) telah berkumandang. lihatlah doanya “aku memohon kepada-Mu karunia-Mu”, berarti kan akan ada banyak manusia-manusia yang akan risau jika mereka meninggalkan pekerjaannya untuk datang ke panggilan-Nya,bukan?

dan faktanya sekarang, ya memang begitu. begitupun dengan saya (semoga nulis ini jadi pengingat juga ya). bagaimana kita begitu takutnya kehilangan si klien yg padahal jelas-jelas si klien itu milik Dia. iya kan?

yg nge-buat doa ini aja udah tau apa yg bakal ditakuti oleh ciptaannya, ya jelas dong sangat amat tidak mungkin Sang Maha Pemberi Rezeki ini membiarkan ciptaannya selalu dalam ketakutan. iya kan? dan kalau Sang Maha Pemberi Rezeki ini sudah tau yang bakal ditakuti oleh ciptaannya (manusia), maka pasti Dia sudah punya ramuannya untuk manusia.

walaupun ini memang berat. ya berat. tapi ya harus dicoba.mau gimana lagi coba, biar gak masuk lobang hitam mulu sob.

saya pun kemarin dapat cerita tentang rumah makan unik dan keren di samarinda. namanya “WARUNG COBEK” dekat dengan kampus universitas mulawarman, tapi bagaimana cara mereka berjualan inilah yang membuat saya malu dan kagum. apa itu?

ya! rumah makan mereka berani untuk ditinggal oleh semua karyawannya disaat adzan berkumandang. semuanya. ya kasir, ya tukang masak. ya pokoknya semuanya. cuma tinggal konsumennya aja. lantas saya pun langsung bertanya. laku rumah makannya? .”wuuiihhh ruame sangat.” jawab singkat teman saya. walaupun ada terdengar sayup-sayup kicauan yg agak tak mengenak di hati, yakni rumah makan ini malah dikenal dengan sebutan “warung teroris”. kenapa? karena karyawannya didominasi oleh dengan kawanan berjanggut dan celana cingkrang. tapi menurut saya tak apa lah toh mereka bisa berdakwah loo (bisnis atau usaha yg jadi landasannya cuma Allah semata, yaa yg bakal terjadi laku. laku. laris. dan berkaaahhhh). susah memang? tapi mereka sudah membuktikannya loh.

saya coba search di google sih belum ada yg nyeritain nih warung makan. (tapi insya allah saya mendapat sumbernya dari orang yg terpercaya kok). inget! namanya warung cobek deket universitas mulawarman.

oke. jadi inti doa keluar masjid ini adalah cukuplah allah yg jadi sandaranmu buat kemana dan dimana aja. udah deh, bukan lagi si-klien yg katanya berpotensi ngasilin 1 M..udah udah deh, kalau sang pemilik 1 M itu kagak mau ngasih ke ente, yaa gak bakalan lah masuk ke dompetmu. jadi fix ya sekarang, udah ikutin aja keinginan-Nya. percaya deh. everything is OKE BANGET HASILNYA!!

adzan

 

selamat berakhir pekan,kawan. semangat mencari ilmu.

.tebar ilmu. tebar senyum.