sepenggal hikmah dari doa keluar mesjid

Saat adzan berkumandang dan disaat itu pula kita sedang bekerja, berdagang, meeting, ketemu client penting. apa yang akan kita lakukan?

pertama, terus bekerja. terus melanjutkan obrolan dengan si-klien yg “menurut” kita akan berpotensi menghasilkan duit sebesar 1 M.

kedua, bergegas untuk segera melaksanakan solat.

cuma ada dua pilihan. iya cuma dua, tapi asa terasa sangat berat ya pilihannya..hehehee..

dan percaya gak, ternyata Allah tuh udah mikirin apa yg bakal manusia (ciptaannya) ini bakal takuti. coba deh cek doa keluar mesjid.

اللهم إني أسألك من فضلك

Allaahumma innii as’aluka min fadhlika

Artinya : Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, karunia-Mu. (HR. Muslim, Abu Daud, an-Nasa’I dan Ibnu Majah)

nah! lihatlah bagaimana Allah ngasih doa buat manusia agar tak perlu risau jika panggilan-Nya (adzan) telah berkumandang. lihatlah doanya “aku memohon kepada-Mu karunia-Mu”, berarti kan akan ada banyak manusia-manusia yang akan risau jika mereka meninggalkan pekerjaannya untuk datang ke panggilan-Nya,bukan?

dan faktanya sekarang, ya memang begitu. begitupun dengan saya (semoga nulis ini jadi pengingat juga ya). bagaimana kita begitu takutnya kehilangan si klien yg padahal jelas-jelas si klien itu milik Dia. iya kan?

yg nge-buat doa ini aja udah tau apa yg bakal ditakuti oleh ciptaannya, ya jelas dong sangat amat tidak mungkin Sang Maha Pemberi Rezeki ini membiarkan ciptaannya selalu dalam ketakutan. iya kan? dan kalau Sang Maha Pemberi Rezeki ini sudah tau yang bakal ditakuti oleh ciptaannya (manusia), maka pasti Dia sudah punya ramuannya untuk manusia.

walaupun ini memang berat. ya berat. tapi ya harus dicoba.mau gimana lagi coba, biar gak masuk lobang hitam mulu sob.

saya pun kemarin dapat cerita tentang rumah makan unik dan keren di samarinda. namanya “WARUNG COBEK” dekat dengan kampus universitas mulawarman, tapi bagaimana cara mereka berjualan inilah yang membuat saya malu dan kagum. apa itu?

ya! rumah makan mereka berani untuk ditinggal oleh semua karyawannya disaat adzan berkumandang. semuanya. ya kasir, ya tukang masak. ya pokoknya semuanya. cuma tinggal konsumennya aja. lantas saya pun langsung bertanya. laku rumah makannya? .”wuuiihhh ruame sangat.” jawab singkat teman saya. walaupun ada terdengar sayup-sayup kicauan yg agak tak mengenak di hati, yakni rumah makan ini malah dikenal dengan sebutan “warung teroris”. kenapa? karena karyawannya didominasi oleh dengan kawanan berjanggut dan celana cingkrang. tapi menurut saya tak apa lah toh mereka bisa berdakwah loo (bisnis atau usaha yg jadi landasannya cuma Allah semata, yaa yg bakal terjadi laku. laku. laris. dan berkaaahhhh). susah memang? tapi mereka sudah membuktikannya loh.

saya coba search di google sih belum ada yg nyeritain nih warung makan. (tapi insya allah saya mendapat sumbernya dari orang yg terpercaya kok). inget! namanya warung cobek deket universitas mulawarman.

oke. jadi inti doa keluar masjid ini adalah cukuplah allah yg jadi sandaranmu buat kemana dan dimana aja. udah deh, bukan lagi si-klien yg katanya berpotensi ngasilin 1 M..udah udah deh, kalau sang pemilik 1 M itu kagak mau ngasih ke ente, yaa gak bakalan lah masuk ke dompetmu. jadi fix ya sekarang, udah ikutin aja keinginan-Nya. percaya deh. everything is OKE BANGET HASILNYA!!

adzan

 

selamat berakhir pekan,kawan. semangat mencari ilmu.

.tebar ilmu. tebar senyum.

 

 

Advertisements

Penghargaan yang (mendadak) tak diakui.

Tulisan ini terinspirasi dari kisah nyata seorang alumni dari salah satu universitas yang sedang menanjak namanya di kota Bandung, Indonesia, dan bahkan mungkin dunia karena prestasi-prestasi mahasiswanya yg sudah mendunia. Universitas Telkom, namanya.

ada apa emang dgn salah satu mahasiswanya? kejadian ini berawal saat dia akan mengisi form data diri untuk melamar ke salah satu perusahaan telekomunikasi indonesia dan saat itu dia bingung saat akan mengisi pada bagian penghargaan apa saja yang sudah diraih.

mba-nya : “aduuuhh. ngisi apa yah di kolom penghargaan. gak ada punya penghargaan apa-apa euy pas kuliah.”

saya : “hhhmmm..pas jaman sd atau smp aja yang dimasukin mba” *nyeletuk*

mba-nya : “yaeelaaaa mas. masa’ iya pas jaman kecil. gak bagus laa, ini kan buat ke perusahaan lo mas.”

saya : “apa emang mba penghargaannya?”

mba-nya : “juara cerdas cermat antar smp. juara catur se-kotamadya xxx”

saya : “wueleehh mba. itu mah bukan penghargaan yg ecek-ecek loo..kalau saya yg jadi HRD-nya, bakal saya lolosin dah punya mba ini. unik mba. yg lain mungkin biasa kali yaa masukinnya yg penghargaannya keren-keren lah. tapi misal ada satu pelamar yg masukin penghargaannya dr jaman sd, saya pikir saya yes *kalau kata mas anang,hehehhe* karna itu tandanya beliau menghargai jerih parahnya.*

mba-nya : terdiam sambil manggut-manggut. dan akhirnya nurut apa kata saya.

sebenarnya mungkin ini jadi tamparan buat saya juga. inilah kita dimana kita yg sudah tumbuh dewasa dan mendapat berbagai penghargaan yang keren-keren dari berbagai institusi nasional bahkan internasional, namun kita lupa kita dari mana, kita lupa dulu kita bagaimana.

bisa jadi penghargaan yang kita peroleh sekarang, itu akibat penghargaan-penghargaan kecil yg dulu kita dapat saat jaman TK,SD,SMP. bisa jadi.

mungkin anda skg juara dunia bulutangkis dan itu mungkin dulu diawali dengan juara 17-an se-RT. bisa jadi kan? maka hargai-lah setiap penghargaan yang pernah kau raih, yg kecil maupun yg sekaliber dunia. malu? gengsi? kalau iya, ke kolam aja deh 😀

“sudah saatnya kau bangga dan *sombongilah* akan penghargaan kecilmu, karna yakinlah penghargaan yg kecil-kecil itulah yg buatmu semakin besar sekarang.” (milang)

bandung pagi.

5b9d892e6f07c80c2b4e8aadf9f89a1e

permainan gembira.

“hello gais”, sapa salah satu komedian yg sedang melejit di dunia youtube.

akhirnya kembali juga nyoretin nih dinding. malem ini, saya akan berpetualang cerita tentang permainan gembira. sebelum masuk kedalam cerita, awali dulu apa maksud dari permainan gembira. saya pilah dulu deh arti per katanya.

permainan. kalau kalian cari arti makna “main” di dalam kamus besar bahasa indonesia, maka akan dapet arti main adalah pertama, melakukan permainan untuk menyenangkan hati | kedua, melakukan perbuatan untuk bersenang-senang. dari kedua makna tersebut selalu ada kata “menyenangkan”.

gembira. nah kalau arti gembira jika kita cari di kamus besar. maka akan keluar makna senang. bahagia. senang. jelas! makna gembira pasti yang menyenangkan.

nah berarti jika perpaduan kedua kata ini digabungkan maka akan berrarti suatu hal yang bila dikerjakan akan berdampak menyenangkan. bagaimana? iya kan? setuju sampai disini? lanjut!

nah, kali ini saya akan cerita “permainan gembira” yang tidak menggembirakan bagi kebanyakan orang. permainan gembira-nya malah akan selalu dihindari oleh kebanyakan orang lain.

permainan gembira yang saya maksud adalah desirable difficult. apa itu? desirable difficult adalah hasrat untuk melakukan sesuatu yang sulit namun mengasyikkan. (kata mas @renecc)

pernah gak sih kalian nemu sama orang yang ngelakuin sesuatu dengan semangat, pokoknya pantang menyerah deh (tapi jelas-jelas kalau dapet uangnya tuh gak seberapa banyak sama usaha yg udah dilakuinnya). kenapa saya uang bandinginnya? ya! karna untuk khalayak ramai, ini kan patokannya mau ngerjain itu profesi apa enggak.

pernah gak sih nemu sama orang yang jelas-jelas besok tuh dia bangkrut, tapi besoknya setelah dia bangkrut. dia masih tetep bergelut di profesi yang sama. dan dia tetep tersenyum dan tetep asyik. pernah gak?

kalau pernah, bersyukurlah! karna mungkin Tuhan sedang ngasih contoh hidup yang seharusnya tuh seperti itu ke kamu. mungkin.

inilah yang saya duga, mereka telah memiliki desirable difficult. jarang orang-orang yang memiliki daya juang seperti mereka. mereka jumlahnya bisa dihitung dengan jari.

bukan uang, tujuannya. bukan pujian, tujuannya. hanya nikmatnya hati yang menjadi bensinnya. nikmat hati?

ya! nikmat hati inilah yang menjadi bensinnya setiap detik. nikmat hati inilah yang selalu menjadi pe. tak semua orang udh dapet yang namanya nikmat hati.

susah dapetinnya. usahanya kagak cuma sekali dua kali doang.

kalau kamu nemu orang yang udah punya mental desirable difficult. coba deh perhatikan. mereka tak pernah menampakkan sakitnya di depanmu. mereka selalu dan terlalu bersemangat dengan kegiatannya itu. kayak gak ada lelahnya. semalem suntuk mungkin bisa deh tuh orang enggak tidur. dan kalau dia masih amatir pasti uang yg didapet belum seberapa tuh, tapi tetep tak mengurangi kekuatan langkahnya. beda aja.

akhir kata,

permainan gembira adalah kesulitan yang asyik untuk dijalani. bukan uang sebagai titik ceritanya. bukan senyuman orang yang menjadi bensin motornya. ada sesuatu yang lebih dari itu semua. kenikmatan hati-lah,jawabnya.

selamat malam, penikmat malam!

selamat malam, penikmat detik!

selamat malam, penikmat senyumanmu!

19

 

Terima Kasih, Petualangan

petualangan2

Apa yang terlintas dari benak anda saat mendengar kata ini? Hutan? Pegunungan? Binatang liar? Ya, mungkin ada benarnya jika anda berpikir demikian. Tapi yakinlah bahwa makna petualangan tidak sesimpit itu saja.

Petualangan adalah sebuah perjalanan yang didalamnya banyak sekali memberikan rasa manis.asem.asin.pahit. pokoknya semua rasa yg ada di lidahmu tuh ada semua deh di petualanganmu.

Maka, berterima kasihlah kepada setiap petualangan yang telah kau akhiri. Sepanjang hidupmu kelak, engkau akan dipertemukan dengan berbagai potongan-potongan petualangan. Siapa sih yg ngebuat itu? Yap Jelas! Sang Maha Creator Terbaik Sejagad alam semesta ini.

Lantas kenapa kita harus berterima kasih kepada petualangan? Apa hebatnya dia? Coba lihat kembali pengertian diatas. Bagaimana bias saya berterima kasih kepada rasa asem.asin.dan pahit? Kalau yg baik-baik boleh lah untuk dikasih ucapan terima kasih. Tapi kalau rasa yang lain kayaknya saya belum kuat deh.

Berat memang diawal untuk mengucapkannya, tapi kalau berpikir jernih, insya allah rasa-rasa yang tadi akan terasa bermanfaat kok buat kita. Rasa-rasa yg tadi bisa dijadikan cerminan baru untuk petualangan kita selanjutnya. Bisa jadi cermin itu akan kau pakai saat nanti di petualangan yg baru. Memang sekarang cermin itu tak akan merasa berguna, tapi yakinlah kelak itu akan kau pakai. Jadi simpanlah cermin itu ya.

Potongan Petualangan. Tiap potongan petualangan tidak akan selalu-nya sama atau langsung berkaitan antara petualangan pertama dan petualangan kedua. Namun saya meyakini (walaupun belum ada dasarnya) mungkin kelak nanti pas kita udah masuk ke liang lahat. Sendiri. Saya meyakini saat disana kelak kita akan merangkai-merangkai semua potongan petualangan yang telah Allah kasih ke kita.

Makanya dewasa ini, mungkin masih ada segilintir orang yang berujar “saya hidup untuk apa sih? Kok allah ngasih kejadian tuh kayak gini yah? Kok gak sesuai permintaannya saya yah?”. Nah! Kelak kau akan mendapatkan semua jawaban ini nanti setelah segala petualanganmu berakhir sudah. Kau akan merangkai sendiri di dalam liang lahat.

Jadi mulai sekarang teruslah mengucapkan syukur kepada setiap potongan-potongan petualanganmu. Pelajari dan nikmati dia seperti engkau menikmati rembulan di malam hari. Maka kau akan dapat apa itu hakekat syukur sejatinya.

Akhir kata,

Wassalamualaikum,wr.,wb

Selamat pagi, bandung!

Selamat pagi, aktivitasmu!

Semoga ayah bunda kalian selalu diberikan kesehatan. Amin

–milang–

sang penikmat alam

Penikmat alam. Apa yg terlintas saat anda mendengar nama ini? Mungkin, anda langsung terintas kepada orang-orang yang suka mendaki gunung, orang yang suka menyelami lautan luas. Pokoknya orang-orang yang demen ikut organisasi pecinta alam. Iya kan?

Oke! Mungkin itu penikmat alam yang sudah biasa dan sangat familiar di masyarakat.

Bagaimana dengan Sang Penikmat Alam yg anti-mainstream? J

Pastinya beda. Sang Penikmat Alam yang satu ini tak perlu mengeluarkan biaya yang besar atau perencanaan yang panjang. Dia sangat jarang atau bahkan sudah mulai menipis jumlahnya di muka bumi ini. Jadi pastinya dia suka “aneh” di hati masyarakat umum. Bahkan jarang tersentuh oleh hiruk-pikuknya keriuhan alam sekarang. Hening kesukaannya.

Kata kunci yang dia pendamkan dalam hati adalah menikmati. Dia terkadang cukup hanya duduk di taman pada sore hari dengan bukunya saja merasa sudah cukup untuk menikmati alam indah ini. Atau. Dia terkadang suka naik ke genteng dengan teh angetnya pada malem hari. Apa yang ingin dinikmatinya? Hanya ingin melihat indahnya rembulan pada malam itu. “cukup katanya”, kata dia.

Dia sangat mempercayai bahwa setiap kejadian yang ada di alam ini tak ada yang kebetulan. Dia mempercayai jika ada orang lain yang mengatakan bahwa kejadian di alam ini ada yang kebetulan maka orang ini dicap-nya oleh dia sebagai orang yang tak menghargai adanya Sang Maha Creator Alam. Pedas memang. Tapi dengan kepercayaan inilah yang membuatnya selalu bersyukur setiap perilaku alam yang terjadi di alam ini. Masih pedas cap-nya? Enggak kan? J

Saya rasa sebagai penikmat alam, anda cukup duduk aja di tepi sawah saat pagi hari dengan ditemani dengan buku sambil menikmati udara segar saja sudah cukup bagi anda menjadi penikmat alam sejati. Nikmat yah. Sederhana kelakuannya.

Dia sangat suka mereka-reka atau mendikte setiap kata-kata yang alam lontarkan. Dia percaya bahwa jawaban alam adalah jawaban allah. Terkadang kita yang belum menikmati alam ini agak sukar untuk membaca perilaku-nya (baca : alam). Kau harus mencintai dan menikmati dulu, lalu kau akan bisa membaca setiap perilaku alam.

Jika engkau sudah mendapatkan kenikmatannya, maka kau akan selalu menghargai tiap senti langkahmu di alam ini. Ingat! Alam juga akan selalu merekam tiap langkah senti langkahmu yah. Jadi hargai alam dan tiap senti langkahmu.

Lalu allah pun tidak selamanya memberi peringatan keras kepada penikmat alamnya hanya lewat peristiwa kerusakan alam saja, seperti tsunami, gempa bumi, atau apapun lah yg menimbulkan kerusakan.

Allah tuh Sang Maha Super Keren! Maka lewat keindahan alamnya pun, allah juga demen ngasih peringatan kepada penikmatnya, seperti supermoon, keindahan sawah, dll.

Keren kan allah?

Akhir kata,

“Label Sang penikmat alam kali ini bukan Cuma punya organisasi pecinta alam doang yah. Anda orang yg biasa-biasa aja bisa kok jd Sang Penikmat Alam. Cintai dan pelajari segala perilakunya. Maka kau akan selalu menghargai setiap detak jantung alam ini. Bentuk syukur-lah yg kelak akan menjadi tiang hidupmu”

ibam

 

 

 

 

 

 

Selamat pagi, para penikmat alam baru!

Selamat pagi, bandung!

Selamat pagi, aktivitasmu!

-milang-

klaim allah!!

***

Ketika saya berada di kelompok salah satu jamaah A, banyak pernyataan-pernyataan dari kelompok tersebut meng-klaim bahwa kelompok tersebut  memiliki visi yang akan ditakuti oleh Amerika.

Saya pun dikarenakan  sudah masuk ke dalam jamaah tersebut lantas setia ada berita apapun di timeline facebookmu,twittermu, atau media apapun itu yg padahal belum jelas sumbernya dengan mudahnya tuh saya me-like, me-retweet, atau menyetujui klaim tersebut. Tanpa berpikir kedua kali.

Lalu ketika saya mencoba masuk ke dalam jamaah yang lain, sebut jamaah B. Ternyata tidak jauh berbeda dengan jamaah sebelumnya, jamaah A, di jamaah ini pun ternyata pernyataan-pernyataannya pun meng-klaim bahwa dia ditakuti oleh Amerika.

Dan sama seperti sebelumnya, saat saya berada di jamaah B pun ketika jamaah B ini meng-klaim apapun ttg visi atau keunggulan mereka yg belum tentu juga kebenarannya di media sosial apapun itu, tanpa berpikir dua kali, kita bahkan langsung me-like, me-retweet, atau menyetujui.

***

Kejadian diatas bukan hanya sekadar karangan sang penulis belaka, namun kejadian ini sudah menghiasi kehidupan alam ini sejak lama.

Sebetulnya saya tidak begitu mempedulikan kelakuan mereka yang seperti ini. Tidak. Itu hak mereka. Namun yang menjadi hati ini sedikit gusar adalah saat mereka tak berpikir dua kali untuk “menyetujui” segala klaim yang dilakukan kelompok yang sedang di-tunggangi-nya dan disaat yang sama mereka “agak” sedikit berpikir lama untuk “menyetujui” terhadap “klaim-klaim” milik Allah, Sang Maha Segalanya, disebutkan di manapun medianya. Kadang parahnya mereka takut jika klaim ini tidak sesuai hatinya atau tidak sesuai dengan visi kelompoknya. Padahal jelas-jelas klaim yang ini itu bukan berasal pemikiran dangkal seorang penikmat alam, manusia, namun dari Sang Maha Pemilik Segalanya, Allah swt.

Parah kan?

Oke lah! Jikalau memang sumber klaim tersebut memang benar adanya. Untuk memberikan ketakutan kepada musuh-musuhnya tak masalah lah. Nah, yang jadi masalah itu segala klaim ini untuk menjatuhkan kelompok jamaah yang lain, yang padahal kita tahu bahwa mereka itu sama-sama ISLAM! Itu loh yg bikin merinding bulu kuduk saya. Geram. Gemes.

Begitulah, ISLAM ini mengajarkan agar jangan sampai mencintai suatu kelompok itu dengan berlebihan (ashobiyyah). Sudah jauh-jauh hari padahal ISLAM mengajarkan ini untuk para penikmat alam, manusia. Cintailah mereka karena Allah. Jangan sampai dunia ini sampai masuk ke hatimu. Bahaya.

Akhir kata,

“ ketika kau percaya sepenuhnya terhadap klaim-klaim milik Allah swt, maka seharusnya dengan cara menerapkannya-lah caramu menyetujuinya. Tak perlu kau ragu akan segala klaim-Nya. Mungkin memang terkadang diluar akal sehat manusia, tapi insya allah bakal indah kok diakhirnya. Yang penting kita kan akhirnya kan?”

Oke!

Selamat menikmati sajian berbukanya yah sob.

-milang-

Si Penikmat Alam

diam.

banyak sekali kata-kata bijak tentang “diam”, seperti.

***

“Diam bukan berarti kalah, tapi lebih karena merasa cukup dewasa untuk mengalah”

“diam itu emas”

“Kadang lebih baik DIAM daripada mengatakan sesuatu yg tanpa kamu sadari membuat semua orang akhirnya tahu kebodohanmu.”

“Dengan diam, belajarlah mengenali diri sendiri dan mengetahui bahwa segala sesuatu dalam hidup ini memiliki tujuan.”

***

dan pastinya masih banyak lagi, kata-kata mutiara tentang diam.

ada yg pro, ada juga yg kontra dengan sikap kita yg diam jika ada sesuatu yg bertentangan atau tidak umum di khalayak ramai

diam itu menghanyutkan, tapi mematikan. banyak sekali tipe-tipe orang seperti ini. unpredictable man. dia tipe orang yg susah di dikte oleh orang lain dan terkadang sekali dia bersikap maka dunia langsung dibuat gempar. nih contoh orangnya.

Mario+Balotelli+of+Italy+

 

 

 

 

mario ballotelli (ac milan player). dia salah satu orangnya. kalau kalian sebagai pengikut berita-berita sepakbola mancanegara pasti akan tahu berita-berita akan dia. namun lihatlah foto ini, dia menampakkan sisi yg sangat berbeda dari yang diberitakan selama ini oleh media.

hanya menangis saja, sudah membuat berita heboh sedunia. ini baru tangisannya. yap! beginilah tipe orang-orang diem.

dan masih banyak lagi makhluk-makhluk pendiem seperti ini. khas.

makhluk-makhluk tipe seperti ini mungkin kebanyakan dia berada di belakang layar kali yah. beliau lebih baik menjauh dari berbagai lensa kamera, dari cahaya matahari, atau cahaya bulan ketimbang harus terkena tangkapan mereka. “tidak terbiasa”, itu pesan dia.

akhir kata,

“diam. sikap ini bukan berarti menandakan kebodohan. tapi sikap inilah yang membentuk fondasi kejeniusanmu. sikap ini tidak akan terbiasa dengan lensa kamera, cahaya matahari, atau cahaya bulan. mereka lebih baik bersembunyi dari tangkapan-tangkapannya”

salam jilat

bandung cerah 😀

 

mengalah.

postingan kali ini, saya terinspirasi dari film 99 cahaya langit di eropa. baru nonton dong saya. hahaha. film dari bulan kapan coba, tp baru hadir di mata saya malam ini.

oke! saya potong adegan tema tentang mengalah itu terjadi saat.

“Fatma membayar semua makanan yang dibeli oleh orang yang secara tak langsung menghina islam (lewat cerita roti-nya) dan disaat itu pula hanum marah kepada fatma dikarenakan fatma seperti mengalah kepada orang-orang yg tadi menghina islam. tak mau melawan. itu pandangan dari seorang hanum.”

apakah mengalah selalu menandakan sebuah kekalahan?

apakah mengalah selalu menandakan sebuah kebodohan?

apakah mengalah selalu menandakan sebuah kepasrahan?

tidak! bisa jadi mengalah ini kelak akan menjadi sebuah kemenangan yang hakiki. jelas! biasanya kelakuan mengalah ini tak akan terlihat langsung dampaknya saat itu juga.

seperti halnya dalam cerita novelnya mba hanum ini. setelah beberapa waktu, akhirnya orang-orang yang menghina islam tadi tak disangka meminta maaf via email. yap! inilah kemenangan awal dari sebuah perilaku mengalah.

surprise kan? inilah bagaimana sifat Allah Yang Maha SURPRISE!! telah bekerja kepada agen-agen rahasia islam dimanapun engkau berada.

seperti sebelumnya yg saya katakan, mengalah ini dampaknya biasanya tak akan engkau rasakan saat itu juga, maka kau harus baluti lagi hatimu dengan sifat kesabaran yang sangat kuat. kuat, sangat kuat.

mungkin mengalah lebih kearah kelembutan ketimbang ketegasan *menurut khalayak ramai*

tapi menurut hemat saya,

“mengalah. sifat ini bukan hanya kelembutan saja yg ada didalamnya. namun jika saya rasakan bahwa sifat ini adalah sebuah bentuk ketegasan yg dibaluti oleh rona-rona kelembutan. atau perlawanan tanpa adanya darah sekalipun kepada lawannya. damai.”

susah memang untuk berbicara masalah ini kepada orang-orang seperti hanum (di film) yang amarahnya tuh sudah di ubun-ubunnya. gak akan masuk ke telinganya kalau di nasehatin kayak gini. 😀

tapi lagi-lagi mengalah lah yg menjadi peran.

namun, ingat! tak selamanya juga perilaku mengalah ini bisa kau terapkan di semua ceritamu. pilih lah ceritamu, kira-kira mana yah yang cocok jika mengalah ini harus kita gunakan. dan lagi-lagi sensitivitas hatimu yang akan digunakan. yap! jadi intinya mereka (sabar. sensitivitas hati. mengalah) harus saling berkontribusi untuk mencapai kualitas jawaban yang sempurna.

selamat sahur kamu..

bandung bara

salam jilat.

sabar.

***

tau kah kamu? Bumi yang begitu indah ini tidak terbentuk hanya sehari, seminggu, atau setahun doang. tapi perjalanannya sangatlah panjang untuk mencapai bumi yang indah seperti sekarang. prosesnya sangat panjang dan didalamnya pun banyak sekali teori-teori yang ditemukan oleh manusia.

dan, tau kah kamu bahwa Allah (Sang Maha Pencipta) memiliki sifat yg bernama kun fa ya kun. tau kan?

namun yg sekarang yg jadi pertanyaan?

kenapa pada saat itu Allah tidak langsung saja menggunakan jurus kun fa ya kun-nya yah? hayoo.. kenapa coba?

kalau menurut hemat saya, inilah cara Allah mengajarkan kepada ciptaannya kelak untuk selalu bersabar. dan tidak ada batasnya. *maap gak ada referensinya euy*

bisa aja kan kalau Allah pakai itu jurus kun fa ya kun pasti sehari atau sedetik pun jadi itu bumi yg indah ini, tapi semua tidak Allah lakukan.

***

Nah! lantas kenapa sekarang. banyak sekali kisah dimana manusia mudah sekali kehilangan kesabarannya. mereka selalu menganggap bahwa sabar itu batasnya.

seperti kisah ini,

“ada seorang ibu yang mengeluh kepada seorang ustad. ibu ini mengeluh akan kondisi rumah tangganya yg telah berjalan 25 tahun. ibu ini mengeluh karna suaminya merasa tidak ada semangatnya untuk mencari nafkah. di rumah terus kerjaannya. usaha berbisnis sudah dilakukan tp gagal terus,ustad. saya jadi merasa sebagai tulang punggung keluarga, ustad. oke! satu dua tahun saya masih bisa menerimanya, namun kejadian ini sudah 25 tahun, ustad. suami saya tidak ada perubahan. mau sabar sampai kapan saya, ustad?”

lihatlah! Allah yang mau menunggu sampai bermiliar-miliar tahun agar sampai terbentuknya bumi yang begitu indah ini. namun kenapa kita yg sebagai ciptaannya tidak mau bersabar selama 2 tahun, 3 tahun, 10 tahun, 50 tahun , dan bahkan mungkin sampai 100 tahun.

dalam al-quran pun telah tertuang bahwa kesabaran itu tidak pernah ada batasnya lo..cek surat ini

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung”.   (Qs. Al-Imran :200)

di surat ini, dijelaskan bahwa tidak ada ukuran sebuah kesabaran tuh sampai mana..kita disuruh menguatkan kesabaran kita lagi, kalau memang sudah hampir mentok rasa sabarnya.

akhir kata,

“sabar. kata ini seperti sebuah boomerang yg lama-lama bisa menubruk kita sendiri, tapi lantas apa kita terus berputus asa? sabar hanya akan terlihat di akhir ceritamu. bukan di awal, bukan di tengah, namun di akhir cerita. maka di akhir ceritamu nanti akan terlihat mana pasir mana mutiara. jika kamu kuat pasti kau akan nampak bak mutiara. yakinlah!”

selamat menjelang subuh.

bandung kosong.

salam jilat.

senangnya dipanggil, MAHASISWA!

“hei! mahasiswa bau kencur sini sini kamu..masih baru di kantor ini aja udah belagu pake’ ngasih-ngasih masukan ke manager lagi. mau cari muka kamu?”, sahut senior di salah satu perusahaan terkemuka.

“ooohhh masih mahasiswa tohh…”, kata salah satu pengusaha senior dengan nada sedikit kecewa.

“waahh bisnisnya udah gede yah sekarang?pasti gede nih gajinya yah? kerja dimana?”,tanya seorang manager perusahaan terkemuka. “hehehee…saya masih MAHASISWA,pak”, sahut anak muda itu dengan bangganya.

****

yap! begitulah potongan-potongan kisah yang mungkin pernah kalian temui di jalan, kantor atau manapun lah. atau jangan-jangan kamu sendiri objeknya..hihihihihihii *pukpukpuk* atau *tepokdada*?

begitulah sebutan mahasiswa jaman sekarang yang masih dianggapnya sebagai insan yg terbilang cupu, bau kencur, gak punya apa-apa, selaiiinnn…

pangkuan orang tua….

gak semua gini sih, tapiiiiii..masih ada aja kok oknum-oknumnya yg kayak gini tapi jumlahnya gak sedikit loo alias masih buanyak!

eeiittsss..bentar, bentar..takut ngomongnya kemana-mana..saya tuh kali ini mau bercerita “bagaimana bangganya saya dipanggil dan menyebut diri saya masih MAHASISWA?”

entah kenapa. jika orang-orang disana masih menganggap saya cuma mahasiswa. entah kenapa. ada perasaan puas aja dalam batin ini. dan entah kenapa juga. saya sangat amat merasa sangat risih dengan menyebut saya. “wiiss! pak bos kemana aja nih?”. atau “bos,gimana rencana itu?”. atau “perkenalkan inilah dia CEO blablablablabla”. ah itu bukan saya banget! .

saya lebih bangga dengan status saya, MAHASISWA. apalagi kalau dibilang “hei! mahasiswa tingkat satu”.seru.

entah kenapa. saya pun juga tak tahu kenapa. tapi itulah saya.

oh.bisa jadi karena saya lebih senang menjadi pemain dibalik layar kali ya. lantas saya sedikit senang dengan sebutan ini.

tapi ada perasaan bangga aja ketika orang lain mengenal saya hanya masih “mahasiswa”, namun ternyata dibalik status “mahasiswa”-nya ada sederet kalimat-kalimat sebutan untuk dirinya yg seharusnya melebihi kata “mahasiswa”.

unpredictable man– saya suka ini.

“begitulah saya. saya lebih senang orang lain mengenal kehebatan saya kelak nanti saja ketika saya sudah berada liang lahat. saya pikir saya akan lebih tenang, ketimbang ketika saat saya masih hidup. tak kuat rasanya menahan godaan untuk pamer. biarlah semua terkuak ketika saya telah berada di liang lahat. indah rasanya.”

selamat malam, bandung

bandung embun 😀

mahasiswa