harta karun.

harta karun.

kali ini saya akan bercerita tentang harta karun. tapi bukan sejarah atau tetek-bengeknya harta karun yah. bukan.

gini deh kalau kalian sering baca buku atau nonton film pasti pada umumnya kan selalu menaruh posisi cerita “menemukan harta karunnya” selalu di posisi ending kan ya?

pernah gak nemu film yg pas ending ceritanya gak nemu apa apa. pernah gak? ada mungkin, tapi gak banyak kan.

ya! begitulah pun realita kehidupan sesungguhnya. terkadang saat kita hidup dalam setiap episode yg udah Allah kasih ke kita, pastinya allah terkadang gak selalu naruh “harta karun” milik kita tuh harus selalu ada di akhir episode. ngerasa gak? iya kan?

mungkin kadang-kadang allah ngasihnya tuh pas ditengah-tengah jalan atau bisa jadi pas diawal episodemu. dan bisa jadi juga allah ngasih “harta karun”-nya gak langsung semua. bisa jadi allah ngasih-nya dengan cara nge-cicil di tiap-tiap titik episode hidupmu. *kita aja sering nyicil perintah-perintah allah kan? masa’ kita dicicil sama allah, malah kita marah-marah* *ngaca dong*

nah yang jadi masalahnya, ngerasa gak nih kamu, kalau allah tuh sedang ngasih “harta karunnya”?? hayoo..enggak kan?

******

kalau adegan di film alexandria tuh gini..*saya capture potongan kata-katanya*

“nah! itu dia masalahnya,gaaasssss”, sahut si alexandria

******

itu dia masalahnya..setelah sekian banyak allah udah ngasih kita “harta karun”, tapi nyatanya kita selalu berdoa “yaa allah, kenapa Engkau tidak pernah mengabulkan doa-doa saya?”. kita sering kali mengeluh sperti ini. ini nih, kita gak pernah yang namanya bersyukur ya gini akibatnya. ngerik!

dan kita pun selalu memandang bahwa “harta karun” tuh adanya di ending cerita. coba sekarang mulai-lah berfikir, kalau allah tuh gak selalu ngasihnya di belakang kok.

nah sekarang gimana cara ngebaca-nya nih mas?

kalau saya bilangnya –sensitivitas hati– . pakai dia! *sedang senang nih dengan kata-kata ini*

kalau hatimu sedang gundah gulana, sedang hitam sehitam hitamnya, sedang kacau balau, pokoknya jauh lah dari allah. agak susah memang buat ngebaca-baca yg kayak begini (maksud : baca harta karunnya udah turun apa belum) . agak susah tapi bisa kok. carane?

ya! bersihkanlah itu bercak-bercak dosa yg ada di hatimu, biar kamu bisa gunain tuh skill “sensitivitas hati”. dzikir sob. baca al-qur’an sob. kumpul sama orang-orang soleh sob. banyakin sunnah sob (jgn lantas wajib ditinggalin). jaga wudu sob. banyak lah.

akhir kata,

“harta karun. terkadang, kita selalu terbawa irama permainan kalau cerita harta karun tuh selalu munculnya di ending cerita. tak! tak! mulai sekarang yakinlah Allah bisa ngasih harta karun tuh dimana aja. bisa di titik awal, tengah, atau akhir jalan episode ceritamu. bisa langsung sekaligus atau bisa jadi Allah ngasihnya nyicil. saya bisa katakan Allah itu Maha Surpise!! satu kalimat. nyalakan tombol sensitivitas hatimu.”

–salam jilat–

sore basah bandung.

supported by

re_buku_picture_87197

 

 

 

 

 

 

*lagi-lagi buku ini menginspirasi tulisan saya, harta karun*

thx. Paulo Coelho ; begitu hebatnya Allah selalu menitipkan pesannya pada orang-orang yg tepat.

Advertisements

perpaduan keindahan dalam tanda seru.

attention-307030_640 tanda-serutanda-seru

 

 

 

mungkin di dunia ini banyak sekali berbagai bentuk “Tanda Seru”, ini aja baru 3 desain yg saya temukan, jika kamu search aja di google pasti tambah banyak desain2 lucu buat tanda seru. oke! untuk meng-generelisasi-kan pikiran kita semua, saya pakai tanda seru yang resmi-resmi aja yah (versi pemerintah). nih!

logo resmi

nah! sekarang sudah sama kan pikiran kita, jadi lebih enak nih ceritanya..

emang ada apa sih dibalik gambar “tanda seru” itu? jawabannya, ada keindahan..hahahaa

coba perhatikan lebih dalem dan pelan,bro..lihat 2 gambar yg saya lingkari..

sdaf

jadi tanda seru itu, saya bagi menjadi 2 bagian, yakni gambar 1 (bagian pertama) dan gambar 2 (bagian keduanya)

gambar 1, jika kamu menelisik lebih dalem maka kamu bisa menyimpulkan bahwa gambar 1, menunjukkan sebuah “ketegasan”. kok bisa? saya menyimpulkannya dari bentuk lancip dibawahnya. saya pernah mendengar juga bahwa bentuk lancip adalah bentuk ketegasan. ingat slogan acara silet, yakni “setajam silet”. disana digambarkan bahwa silet yg tajam itu menandakan sebuah ketegasan akan berita-beritanya.

oke lanjut,….

gambar 2, untuk gambar yg kedua ini menurut saya menunjukkan sebuah “kelembutan”. kenapa? ya, karena bentuknya adalah lingkaran. gak jelas banget ya..hehehe

sebetulnya dari kedua penjelasan diatas hanya terbentuk dari perasaan hati seorang penulis aja sih. susah memang untuk dijelaskan, hanya sensitivitas hati yg tenang aj, yg bisa menggambarkan kedua bagian tersebut menjadi sebuah kata-kata..ceeieeeleeee songong-nya keluar..

lanjut!

jadi sekarang udah kegambar kan apa inti cerita saya kali ini..apa itu? ya! perpaduan indah antara ketegasan dan kelembutan..

saya sedang senang perpaduan antara kedua sifat yg kontras ini. bisa gak sih 2 sifat ini ada di dalam satu tubuh manusia. hayo bisa gak? ada contoh orangnya gak?

Nabi muhammad? oohh jelas beliau memiliki sifat ini, tapi saya yakin jika saya mencontohkan beliau maka cerita ini kedepannya tak akan menarik..eiittssss! bukan! bukan! saya tidak pernah akan meng-kerdilkan beliau. na’udzubillah. gile aja.

karena beliau dijadikan sebagai panutan kami (umat muslim) maka beliau dianggaplah sempurna. nah! untuk manusia yg biasa-biasa aja kayak kita ternyata ada loh orangnya, setelah saya membaca biografinya, saya kagum dengan cara-cara beliau mendakwahkan islam di bumi barat. beliau menggunakan perpaduan “ketegasan dan kelembutan”. hasilnya? bisa anda search aja di google. beliau bernama Imam Shamsi Ali. nih orangnya.

10377165_10202219912759202_9136038633197098871_n Shamsi-ali

dan ini bukunya..

10408816_10202219921839429_5646457763699744982_n

jadi bisa kok sebetulnya perpaduan sifat kontras ini ada di dalam satu tubuh manusia. cuma masalahnya dari manusia-nya aja, mau gak.

kembali ke gambar tanda seru.

ya! inilah sebuah perpaduan indah yg dibentuk oleh sebuah tanda seru. indah bukan?

walaupun kebanyakan orang menganggap bahwa tanda seru hanya simbol ketegasan doang. namun setelah kamu pakai apa itu sensitivitas hati buat ngebaca nih tanda, maka kamu akan dapat tuh yg namanya “perpaduan indah ala tanda seru”

seru dan nikmat tersendiri yah! membaca atau mendikte sebuah ketidak jelasan menjadi sebuah pencerahan dan kejelasan.

begitulah hidup terkadang tidak bisa kita hanya mengandalkan yg jelas-jelas aja, semua ketidakjelasan harus kita buat terang semua, agar jawabannya pun ikut terang benderang.

akhir kata,

“tanda seru. kebanyakan orang membentuk paradigma untuk sebuah tanda ini sebagai tanda ketegasan, seruan, suruhan, atau apapun lah itu namanya. namun jika kau membaca dengan hatimu maka kau tak hanya mendapati sifat itu saja. kau akan dapat apa itu ketegasan dan kelembutan yang melebur menjadi satu kata. indah .”

wassalamualaikum..

–salam jilat–

#ayokteraweh

 

kesempatan KEDUA!!

piss

kalau ngomong satu atau dua udah aman belum yah sekarang? atau masih ada yg sensitif nih? hahahaha..kayaknya masih deh ya, soalnya finalnya kan tgl 22 via KPU..

ups! sudah sudah..cerita kali ini bukan tentang siapa pemenang presiden indonesia kok, bukan kapasitas saya untuk ngobrolin tentang mereka, saat ini saya cuma masih sebagai penikmat sajian mereka berdua aja 🙂

kali ini ceritanya tentang “kesempatan KEDUA!!”

temen-temen pasti sering lah ya dapet kesempatan kedua. apa itu? mungkin kalian sebenarnya udah sering ngalamin apa itu kesempatan kedua, namun bisa jadi kalian tak pernah merasakannya kalau itu tuh kesempatan kedua yang udah Allah kasih..

nih ada studi kasusnya..ceeiileee studi kasus (jadi inget jaman tugas akhir kan…) 😀

kasus pertama,

“ada seorang pria mencoba melamar seorang gadis, segala usaha pertamanya sudah dilancarkan dan usaha pertama pun berbuah kata -maaf saya belum bisa– kata gadis itu,apa pemuda ini menyerah? No! dia percaya jalan masih panjang dan masih ada angka dua, tiga, empat, dst. artinya? dia mencoba sekali lagi dan dia merubah strategi. apa yg terjadi? jalan pun berubah dan akhirnya gadis pun menerima pinangannya” *tipe : akhir indah*

kasus kedua,

“ada pemuda yang ugal-ugalan saat menyetir mobil. saat perjalanan dr bandung-sukabumi, banyak sekali kejadian-kejadian yang hampir saja mencelakakan pengemudi dan seisinya, baik mobil sendiri maupun kendaraan yg lain. lalu suatu saat pemuda ini benar-benar hampir saja menabrak truk. saya yg ada didalamnya dibuatnya gemetaran tak terkira. ah! tapi sialnya pemuda ini seperti tak percaya, daritadi dia nih dikasih kesempatan kedua, ketiga, keempat untuk hidup. tapi? hasilnya dia tak merasakan apapun, yg ada dibenaknya adalah kenikmatan ngebut-ngebutan.” *akhiir yg tragis*

dari kedua kasus diatas, dijelaskan bahwa mereka berdua sebenarnya selalu mendapatkan kesempatan kedua, ketiga, keempat dari Allah, namun yg jadi masalah adalah ente yg sebagai subjek kehidupan tuh gak pernah ngerasain kalau allah tuh udah ngasih ke loe yg namanya kesempatan “KEDUA”.

gak perlu mobil yg mentereng, gak perlu gelar yang sepanjang jalan tol buat kamu bisa ngerasain allah tuh udah ngasih kesempatan kedua belum sih. cuma butuh sensitivitas hati doang kok agar kamu bisa ngerasain ini. simple!

look at this!

وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا الْقُرُونَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَاءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ وَمَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا كَذَلِكَ نَجْزِي الْقَوْمَ الْمُجْرِمِينَ (Q.S.Yunus : 13)

Artinya:

Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat sebelum kamu, ketika mereka berbuat kezaliman, padahal rasul-rasul mereka telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tidak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat dosa. (10: 13)

lihat! al-quran pun sebenarnya juga telah mengungkapkan tentang apa itu kesempatan. di surat Yunus ini sebenarnya sudah dijelaskan walaupun kata-kata-nya tersirat. begitulah hebatnya al-qur’an. (lihat yg saya bold)

bagaimana? masih gak percaya kalau ada kesempatan kedua,ketiga,keempat?

percayalah! allah tuh sebegitu baiknya sama kita, makhluk ciptaannya yg “nakal”, selalu ngasih kita kesempatan gak cuma sekali, tapi kitanya aja yg gak pernah mau ngegunain hati kita buat ngebaca petunjuk dari allah..baca!baca! dong.

makanya allah nyaranin ke kita agar terus dzikir..dzikir..dzikir yaaa agar hatimu tuh bersih, tenang, dan tentram. apa akibatnya? yaa kamu bisa tuh ngegunain jurus sensitivitas hatimu buat ngebaca yg kayak-kayak begini.

akhir kata sebelum berbuka puasa,

wassalamualaikum, kamu..iya kamu..

*hehehehe,nungguin kata-kata mutiara yah..mau tau kata mutiara kali..coba scroll aja dari atas ke bawah dan carilah kata mutiaranya,,hahahaha..inget! pake’ sensitivitas hati yah nyarinya..susah soalnya.

 

“naikkan derajat kami!!!”, sahut sendal jepit

Ada suatu kisah di mesjid kota Bandung saat solat jumat berlangsung antara sandal jepit dan sepatu pantofel

————————————————————————————————————————————————————

sandal jepit : hei bro!! siapa yang bawa loe kesini?

sepatu pantofel : biasa si booss laaa..ente?

sandal jepit : yaaahhh kalau gue mah biasa laaa sama si cleaning servis *nada sedih*

sepatu pantofel : mungkin memang udeh takdir kali ya,,gue dipake sama para bos bos dan ente kebalikannya

sandal jepit : iyaa kali yaaaa…*pasrah mau bunuh diri*

sandal jepit : “naikkan derajat kamiiiii!!!”, sahut sendal jepit (dalam hati)

sepatu pantofel : sabar yaaa *sambil megang tangan sandal jepit ples sambil lihat bintang-bintang di angkasa*

woooiii! solat jumat mah siang woi, mana ada solat jumat malem..

*sekian*

—————————————————————————————————————————————————————–

yaaa begitulah kisah antara sendal jepit dan sepatu pantofel, jikalau mereka hidup dan bisa berkomunikasi antar alas kaki yang lain mungkin inilah percakapan yang akan terjadi. Sendal jepit mungkin menjadi alas kaki yang selalu di-ceng ceng-in oleh teman2 alas kaki lainnya.

kok bisa sih semuanya jadi seperti ini?

salah satunya mungkin karena si pemiliknya yang tak punya rasa “memiliki” kepada si sendal jepit. iya kan?

coba deh lihat ekspresi si pemilik alas kaki sepatu pantofel dan sendal jepit saat mereka kehilangan barangnya. apa yang kau lihat?

yang pertama, untuk pemilik sepatu pantofel pastinya langsung bergegas mencari-cari, nanya ke DKM *kalau hilang di mesjid*, dan biasanya jika belum ketemu juga akan terasa menyayat hati kalau inget harganya, dan apalagi kalau si pemiliknya nakal dia akan mengambil alas kaki yg lain sambil bergumam “datang kesini pakai bagus-bagus,,eehh pulang-pulang bawa sendal gratisan”

nah inilah kebanyakan reaksi oleh pemilik pantofel..

nah yg kedua, untuk pemilik sendal jepit, apa reaksi pertama yang dialami kebanyakan pemilik sendal jepit? kebanyakan akan legowo. lantas terusannya dia akan mencari sendal yg lain dan bergumam “aaahh beruntungnya saya, datang bawa swallow,,eehh pulang-pulang bawa rip curl”..

hahahhaaa.. inilah realita kehidupan sob, tak perlu kau pungkiri karena inilah realitanya..

dari kedua reaksi disana terlihat bahwa derajat sendal jepit sangatlah jauh wibawa-nya dengan sepatu pantofel..

makanya mulai sekarang mungkin seharusnya si pemilik sendal jepit harus kayak gini nih rasa kepemilikannya..

sandalmaut

“berikanlah rasa memiliki, kasih sayang, cinta yg fuulll kepada sendal jepitmu, selayaknya rasa itu yang kau berikan untuk kekasihmu”…

mungkin sekarang ini, beberapa anak-anak muda sudah mulai melek untuk menaikkan derajat sendal jepit..lihatlah cara-cara mereka menaikkan derajat sendal jepit…

s_2407068_sandaldistroqusilmerahkecil SANDAL JEPIT MONGKEY 40rbbagus-bagus kan desainnya… mungkin kalau diatas sendal jepitnya udah keliatan keren karena ketutup desainnya yg unik dan merk-nya pun ikut menunjang..

namun bagaimana nasib sendal jepit “swallow” yg benar-benar masih polos kayak anak kecil, bisakah naik juga derajatnya??

bisa kok..kalau saya akhir-akhir nih punya kebiasaan untuk menaikkan derajat sendal jepit yg merk swallow, agar tetap terlihat keren dan anak muda laaa..lihat gambar ini.10455590_10202236336929796_3558944963387539533_ndan bandingkan dengan gambar yg ini…10393740_10202236340489885_6298847569791498598_nkeren-an mana cik?kalau saya sih merasa hanya dengan membalutkan kaki saya dengan kaos kaki + celana jeans, maka secara tidak langsung sendal jepitku terasa naik tinggi-tinggi sekali derajatnya, mungkin udah sederajat macam sepatu-sepatu keluaran designer ternama *lebay*ini sih pandangan saya..atau pandanganmu sama?jadi mau keren gak perlu nunggu uang banyak kan? cuma butuh polesan dikit aja udah bisa keliatan mewah dan formal kok.. (tapi kalau bisa sih swallownya yaa harus bersih laaa)..

***

“I’m gonna get dressed, for success, shaping me up for the big time” (Roxette – Dressed For Success)

***

terus kalau boleh meminjam petikan lirik lagu dari Roxette – Dressed For Success, maka disana dijelaskan bahwa pakaianmu menentukan kesuksesanmu loh..

kata mas yoris juga di bukunya “101 Creative Notes” dan pada poin ke-42 pun juga dijabarkan bahwa pakaian yang kamu pakai hari itu akan menandakan juga apa yang akan keluar dari pikiranmu hari itu.

jadi intinya…

“nikmati pakaianmu yg kau pakai hari ini, maka itulah kamu sebenarnya” dan kalimat mutiara lainnya “mau kreatif?? kreatifkan pakaianmu!”

selamat minggu pagi ramadhan, untuk dinginnya kota bandung yg sedang diguyur hujan..

-salam jilat-

 

intuisi ala sopir angkot

221482_620

 

 

 

 

 

 

eittss.. bukan!!..ini bukan sopir angkot..ini papah emil (walikota bandung sekarang)..yeah! the real man- (jadi the real man itu bukan yg 3 pedals yah,hahaha)

kali ini saya ingin bercerita kisah kehebatan sopir angkot manapun dan dimanapun, yakni tentang intuisi-nya.

apa itu intuisi?

kalau saya mengambil kutipan papah arifin panigoro dalam bukunya “Berbisnis itu (tidak) mudah”, beliau mengatakan bahwa intuisi : campuran hati dan akal sehat.

apa maksudnya?

nah saya ingin mencontohkan lewat cerita aja ya (apa itu intuisi?)

***

di suatu ruangan sedang terlibat pembicaraan untuk membahas sebuah mega proyek sumber daya alam. perbincangan ini intinya adalah menentukan untuk diambil atau tidak proyek tersebut. pak arifin dan team saat itu dituntut harus untuk melakukan perhitungan secara cepat dan tepat. “tidak mungkin dong saat itu harus ngitung dulu pakai calculator atau nganalisis apapun..hehehe” selorohnya. jadi apa yang saya punya saat itu? pengalaman. ya! pengalaman lah  yang membuat saya yakin untuk mengambil proyek tersebut. dan hasil proyek itu berhasil dan sangat memuaskan. pengalaman inilah yang membentuk sebuah intuisi.

***

lantas apa hanya perhitungan yang rumit saja yang akan membentuk intuisi-mu menjadi bola yang dahsyat? bukan. bukan. tidak hanya analisis dan perhitungan yang hebat saja yang akan membentuk intuisi-mu menjadi dahsyat.

namun, beribu-ribu menit, jam, dan bahkan tahun lah akan membentuk intuisi-mu menjadi sangat dahsyat!

sehingga jika engkau kolaborasikan antara perhitungan dan analisismu yang hebat itu dengan pengalamanmu yang sudah makan asam,manis,asin,pahit,asinnya garam maka insya allah akan terbentuklah intuisi itu (namun tetap ada Tangan yang sudah menggoreskan, jd jangan sombong ya)

lah terus apa hubungannya sama sopir angkot?

kamu pernah naik angkot gak? kalau pernah dan jika kau amati pak sopir yang sedang mengendarai angkot *bukan kuda yah* 😀

pernah gak sih kamu lihat pak sopirnya ini tiba-tiba berhenti aja di depan gang karena sedang menunggu orang yang sedang jalan menuju keluar gang *posisi calon penumpang ini padahal jauh banget lo sama si sopir*

terus tiba-tiba penumpang ini naik aja, gak ada komunikasi apapun antara si sopir dan calon penumpang tersebut *pake hati kali yah* | *soalnya biasanya kan si sopir suka nanya dulu “mau naik,neng? -sopir genit-“*

dan hebatnya lagi si sopir nih pas juga menurunkan posisi keinginan dari calon penumpang *lagi-lagi tanpa komunikasi*

oke! mungkin ada beberapa peluang :

1. okelah mungkin itu calon penumpang sodaranya si sopir angkot kali yah, jadi udah tau 😀

2. okelah mungkin itu langganannya sopir angkot kali yah.

3. okelah mungkin itu mantan-nya/HTS-nya si sopir yah *soalnya naik dan turun tanpa komunikasi* — HTS : hubungan tanpa status

nah! tapi ini saya menemukannya tidak sekali dua kali lo dan tidak di satu kota yang sama pula (bandung dan sukabumi). maka dengan pernyataan barusan, saya spontan saja langsung menarik kesimpulan “INTUISI ALA SOPIR ANGKOT !!”

engkau pak sopir! saya pikir telah membentuk intuisinya, yang mungkin di sebagian banyak sopir angkot tak pernah menyadarinya bahwa dia sudah memiliki intuisi sebagai sopir angkot handal.

bagaimana? apa kalian juga pernah menemukan sopir angkot seperti ini?

maka kata-kata mutiara di sore ramadhan yang indah ini, saya ingin ngasih wejangan dulu lah..

“intuisi : adalah es campur yang isinya perpaduan antara komunikasi hati, analasis/perhitungan hebat, dan berjuta-juta jam terbang untuk menjadikan satu jawaban yang rasanya kadang manis, asin, asam, bahkan pahit”

selamat menjelang berbuka buat kamu yang disana.

weekend!

dan salam jilat.

inspired by Sopir Angkot and Buku “Berbisnis itu (tidak) mudah” – Arifin Panigoro

 

wudhu.

wudhu-300x240

apa yang langsung terpikirkan olehmu setelah membaca judul diatas?

pertama, syarat sah-nya solat

kedua, kalau gak ngelakuin ini, solat kita tertolak mentah

ketiga, urutan basuh-membasuh dari telapak tangan sampai basuhin kaki

empat, udah habis kak..apalagi yah? 🙂

sudah-sudah..bukan itu semua jawaban yg tepatnya kok..itu tepat, tapi ada yg lebih dalem lagi maknanya,dek..

apa itu kak?

ada deh.

**selesai**

nah! mungkin kalau kalian ditanya apa itu wudhu mungkin jawabannya bakal sama kali yah..

saya pun juga begitu kok pasti jawabnya..nah! yg jadi masalah tuh kenapa sih solat kita gak pernah khusyuk yah..kenapa sih solat kita gak pernah tenang, pengennya tuh cepet aja solatnya

atau nih, saya juga pernah ngalamin bahkan bisa dikatakan sering yakni lupanya jumlah rakaat..hayo pernah kan? oke laaa sekali, dua kali..it’s fine! ini masalahnya udah habis jari kita kalau disuruh buat ngitungin kejadian kayak gini..

hahahahaa..

iya gak sih? *real story banget nget nih*

pernah gak sih nemu orang yg bilang gini nih..

“yaa ampun..ini pengajian masih aja ngebahas thaharah mulu yah..hei! mas mas,negara kita udah dikepung asing nih, masih aja ngebahas kayak beginian”

*saya sih pernah nemu orang-orang kayak ginih*

saya bener2 nyesek banget pas denger nih orang bilang kayak gini..oke! wudhu memang hal yg sepele menurut pandangan “manusia”, tapi apa allah ngeluarin nih perintah yg sepele-sepele yg kagak bakal ada gunanya,enggak kan? na’udzubillah..

Wudhu, yang nabi SAW ilustrasikan bahwa apabila di depan rumah seseorang terdapat sungai, kemudian dia mandi di sungai itu 5 (lima) kali sehari, maka dipastikan orang tersebut  bersih dari kotoran yang menempel di tubuhnya.

Demikian gambaran orang yang terus menerus berwudhu.Terkadang hal yang dianggap sepele justru menyimpan sebuah manfaat yang besar. Begitu pula dengan berwudhu, banyak orang menganggap wudhu itu hal yang biasa saja. Namun perlu diketahui jika setetes air wudhu memiliki sejuta manfaat bagi tubuh kita.

lalu ini cerita nyata aja dr pengalaman penulis.

gara-gara masalah yg diatas tadi, saya lantas berpikir terus-menerus apa yang salah nih saat solat dan setelah solat saya, kok ya kayaknya habis solat tuh lempeng aja sih..(read : hati kosong)

ada artikel yg pernah saya baca, dan menganjurkan coba ubah gaya wudhu (maksudnya bukan jd salto ya wudhunya), jadi inti artikel disitu menjelaskan cobalah tenang saat wudhumu.

dan saya pun mencobanya..

akhirnya. benar saja artikel itu. setelah solat, bukan lempeng yg saya dapat tapi adem.

ingat! intinya adalah ketenangan. dan saat tahap per tahap, kita sambil mikir dosa-dosa apa aja yg udah dibuat sama tangan, mata, rambut (pikiran), kuping, hidung, mulut, kaki.

insya allah deh 🙂

kalau mau lebih tau detail esensi wudhu apa aja. nih artikel yg bagus : http://www.al-fudhola.com/index.php?option=com_content&view=article&id=50:wudhu&catid=27:cat-aksara-w&Itemid=30

gimana? sekarang udah paham kan?

oya ini salah satu faktor yg membuat ketidaktenangan anda, saat dan setelah solat yah..bukan satu-satunya faktor.

akhir kata.

“proses mendapatkan kenikmatan solat bukan hanya diawali dari takbiratul ihram saja, namun ada perjalanan kenikmatan sebelumnya yg harus kau lalui..satu kata dr penulis tenang-lah, kawan”

–salam jilat–

selamat pagi!

*terapkan-lah tiap esensi wudhu-mu, ke dalam setiap langkahmu*

kebetulan itu hidup

kebetulan itu hidup.

apa maksudnya? tapi jangan dibalik yah bacanya (read : hidup itu kebetulan) bakal beda artinya.

pernah gak sih kalian denger dari seliweran omongan-omongan diluar sana,kayak gini nih.

ada cerita nih,fakta lo..

di sebuah SMA indonesia, ada salah satu laki-laki yang ngakunya tuh nakal,bandel,gak bisa diurus, pokoknya nilainya katanya selalu mengenaskan lah. eits! tiba-tiba saat pengumuman UAN tiba. sekolahnya dibuatnya gempar oleh tingkahnya! sama kenakalannya? sama nilainya? iya! sama nilainya..

kenapa nilainya? nilainya jelek? “yaelah kalau itu mah udah biasa kali”,seloroh salah satu temennya. “bukan nilainya yg jelek, tapi karna nilai matematikanya sempurrrnaaa bro, 100!”, saut teman satunya…”beeuuuhhh” (terdiam berdua di pojok SMA)

dan katanya ada salah satu gurunya yang tidak mempercayainya dan saya yakin tidak hanya ibu guru yang satu itu saja yang tidak percaya, namun kebanyakan orang di sekolahnya akan berkata “ah, kebetulan aja tuh….”

sumber inspiratif : http://fidelisyugita.blogspot.com/

yes! kebetulan…

saya sedang senang mengulik-ngulik tentang apa itu kebetulan. apa ada yg namanya kebetulan?

saya katakan mulai saat ini “Kebetulan itu hidup”

ya, dia hidup.,ya, dia ada disekitar kita..

kalau saya ngambil sedikit dari pikirannya pak coelho, jadi gini kalimatnya..

“jika kebetulan itu mulai hidup, itu adalah pertanda bahwa seluruh jagat raya sekitarmu-lah yang menghidupinya”. kelas!

lalu siapa yang menghidupi jagat raya itu? ya! ikhtiarmu sendiri,

cuma ikhtiarmu yang bisa menghidupkan si jagat raya itu.

maka kalau kita lihat petikan cerita yang diatas dan menguliknya lebih dalem ternyata ada proses-proses yang mas fidelis sudah ngelakuin buat meng-aktifkan kebetulan-nya menjadi hidup.

apa itu?

1. beliau bekerja keras dengan guru favoritnya, bu ros (bukan kak ros -upin ipin- ya)

2. pasti ada panjatan doa yang dia ungkapankan. pasti!

3. jagat raya mulai proses dan hidup

4. kebetulan itu akhirnya hidup daaannn..nilai 100! pun dateng kepada orang yang dikehendakinya.

ya gak? simple gak sih bagaimana kita menghidupi si-kebetulan itu? simple kalau kata saya sih. cuma masalahnya hanya mau dan percaya gak sih kita sama yang namanya kebetulan.

oke? sekarang sudah percaya sama yg namanya kebetulan? belum? baca lagi ulang dari atas yah, sampe ente percaya..hahaha..kalau udah..

kita akhiri disini yah ceritanya.

sebelumnya..

thank’s my inspiration

10368860_722408377817277_4030336619952340026_o

 

 

 

 

 

(mas fidelis, orang yg saya ceritain diatas)

walaupun belum pernah kenal dan bertemu, tapi ceritamu adalah inspirasiku. thank’s mas!

sekian

–salam jilat–

selamat selasa!

“Taman C-inta”

Mungkin kalian udah pada tahu kan sama berbagai program hebat-nya mas ridwan kamil (Walikota Bandung Periode sekarang). Lalu ada salah satu program beliau yang saya acungi juempol 4 buah, kalau bisa lebih saya kasih dah..apa itu?

taman. iya taman.

sudah ada beberapa taman yang diresmikan oleh bapak yang satu ini,,apa aja itu?

1.  Taman Pasupati dengan nama tematik “Taman Jomblo”

2. Taman Centrum dengan nama tematik “Taman Musik”

3. Taman Cilaki dengan nama tematik “Taman Puspa”

4. Nah taman yang satu ini ada tulisan huruf “C”-nya.. apa itu? oke! saya stop di taman yang satu ini.

kenapa berhenti di taman ini?

YA! karena saya benar-benar sudah jatuh cinta sama nih taman saat padangan pertamaku. jatuh cinta. kau tau bagaimana rasanya orang jatuh cinta?? yes! mabuk kepayang.

saya telah dibuat mabuk kepayang akan keindahan nih taman gak cuma luarnya doang, tapi seisi-isinya.

Saat pertama kali datang kesini, saya kurang paham apa dibalik penamaan huruf “C”, namun setelah nyalain wifi tiba-tiba muncul id dengan nama “cempaka”, apakah ini namanya? dugaan saya sih iya (setelah selidik lebih dalem di google, ternyata ini nama jalannya toh dan bapakjuga menyebutnya dengan nama lain taman fotografi)

kalau pun benar ini nama tamannya, saya agak kurang setuju pak. kenapa?

karena saya belum mendapatkan makna “cempaka” atau tentang “fotografi” di dalam nih taman,,kalau pun ada pajangan foto-foto, saya masih kurang suka / sreg dengan namanya pak..hehehee (maap yah pak)

namun saya punya sebutan baru buat ini taman,pak..apa itu?

saya lebih suka menyebutnya dengan “Taman C-inta”

kenapa mesti cinta?

Apa karena si penulisnya sedang jatuh cinta?

no! no! bukan! bukan itu!

Kalau kamu udah ngerasain duduk dan diam sejenak di taman ini, kamu akan dapet nih gimana cintanya ini taman sama makhluk-makhluk yang ada di dalemnya..gak percaya?

lihat nih foto-fotonya…

1601021_10202020252807828_280307224754604840_n

10177367_10202020292888830_4490247850232564476_n

10296946_10202020280888530_5883460711633375568_n

10303943_10202020297648949_8002015275036014945_n

10329146_10202020263728101_5374476163675453720_n
10361378_10202020275208388_389349995395768977_n

10420321_10202020266768177_4636581315337276475_n

10438147_10202020260368017_3668413268161055992_n

Cinta ibu sama anaknya. Cinta-nya sebuah keluarga. Cinta kepada kekasihnya. Cinta kakek kepada cucu-cucunya. Cinta kepada kawan-kawannya. Cinta-nya pohon kepada orang-orang yang ada di bawahnya.

dan bahkan…

Cinta baby sitter kepada anak asuhnya pun terekam di taman ini lo..hehhe (terus kemana ibunya??)

nah! karena itu semua-lah pantas saya sebut ini adalah “Taman C-inta”

Terlepas dari beberapa kekurangannya, saya tetap bangga pak sama idemu ini,pak. kenapa? karena engkau telah mengumpulkan beberapa arti cinta dalam satu wadah, yakni sebuah taman. thank’s a lot,papa!

Saya pun pernah terlintas berpikir..

Untung saja yah allah menitipkan ide taman-taman ini kepadamu,pak. Coba bagaimana kalau allah “salah” menitipkan ide ini sama orang-orang yang tidak bertanggung jawab. ngerik!

oke! untuk kawan-kawan yang ingin menikmati udara sejuk kota Bandung, Nyamannya kota bandung, Tenangnya Kota Bandung, Pohonnya kota Bandung, dan tentu saja berbagai bentuk cinta-nya urang bandung. Ada disini.

Saya sangat merekomendasikan kamu-kamu semua buat dateng ke taman yang satu ini. nikmat dan nagih.

Saya rasa misi pak kamil yakni ingin meningkatkan “indeks of happiness”-nya orang bandung bisa terwujud loo. dan saya adalah korbanmu,pak..terima kasih banyak!

Pokoknya satu kata untuk idemu yang satu ini..

“C-INTA”

teruntukmu, bapakku ridwan kamil (walikota bandung 2013 – habis)

dari rakyatmu, #penjilatbuku (rakyat bandung 2008 – skg)

-salam jilat-

selamat weekend!

oya! satu lagi ada moment yang dapet banget feel-nya menurut saya dan foto ini akan saya simpen-sesimpen-simpennya karena saya suka!

10429361_10202020249487745_2960440823586353987_n

(foto ini bener-bener tanpa adanya permainan diantara kita bertiga loh.suer!)

Bacalah “pertanda-pertanda” di hidupmu

“”Aku raja Salem,” kata orang tua itu tadi.

“Mengapa raja mau berbicara dengan anak gembala?” tanya si anak dengan takjub bercampur malu.

“Karena beberapa alasan. Tapi anggap saja yang paling penting karena kau telah berhasil menemukan takdirmu.”

Anak itu tidak mengerti, apa yang dimaksud dengan “takdir” seseorang.

“Takdir adalah apa yang selalu ingin kau capai. Semua orang, ketika masih muda, tahu takdir mereka.

“Pada titik kehidupan itu, segalanya jelas, segalanya mungkin. Mereka tidak takut bermimpi, mendambakan segala yang mereka inginkan terwujud dalam hidup mereka. tapi dengan berlalunya waktu, ada daya misterius yang mulai meyakinkan mereka bahwa mustahil mereka bisa mewujudkan takdir itu.”

Si anak sama sekali tidak memahami ucapan orang tua itu. Tapi dia ingin tahu, apa yang dimaksud dengan “daya misterius” itu. Putri sang saudagar pasti terkesan kalau dia menceritakan hal ini.

“daya ini adalah kekuatan yang kelihatannya negatif, tapi sebenarnya menunjukkan padamu cara mewujudkan takdirmu. Daya ini mempersiapkan rohmu dan kehendakmu-mu, sebab ada satu kebenaran mahabesar di planet ini : siapa pun dirimu, apa pun yang kau lakukan, kalau engkau sungguh-sungguh menginginkan sesuatu, itu karena hasrat tersebut bersumber dari jiwa jagat raya

“walaupun yang kau inginkan hanyalah berkelana? Atau menikah dengan putri saudagar kain?”

“Ya, atau bahkan encari harta karun. Jiwa dunia dihidupi oleh kebahagiaan orang-orang. Juga oleh ketidakbahagiaan, rasa iri, dan cemburu. Satu-satunya kewajiban sejati manusia adalah mewujudkan takdirnya. Semua satu adanya.”

“Dan saat engkau menginginkan sesuatu, seluruh jagat raya bersatu padu untuk membantumu meraihnya.”

***

Kemudian si orang tua mulai memeriksa domba-domba itu; dilihatnya salah seekor ternyata pincang. Si anak menjelaskan bahwa itu tidak penting, sebab domba ini justru yang paling cerdas di antara lain-lainnya, dan menghasilkan wol yang paling banyak.

“Di mana harta karun itu berada?” tanya si anak.

“Di mesir, di dekat Piramida-Piramida.”

Anak itu terperanjat. Perempuan Gipsi itu juga berkata demikian, tapi dia tidak memungutnya bayaran sepeser pun.

“Supaya menemukan harta karun itu, kau harus mengikuti pertanda-pertanda yang diberikan. Tuhan telah menyiapkan jalan yang mesti dilalui masing-masing orang. Kau tinggal membaca pertanda-pertanda yang ditinggalkan-Nya untukmu.”

Sebelum si anak sempat menjawab, seekor kupu-kupu terbang di antara dirinya dan orang tua itu. Dia pun teringat ucapan kakeknya : kupu-kupu merupakan pertanda bagus. Seperti jangkrik, dan ekspektasi-ekspektasi; seperti kadal dan daun semanggi berhelai empat.

“Benar sekali,” kata si orang tua, yang rupanya bisa membaca pikiran si anak. “Persis seperti diajarkan kakekmu. Semua ini pertanda bagus.”

***

Matahari juga mulai tenggelam. Anak lelaki itu memandangi pergeserannya selama beberapa saat, sampai matahari tersembunyi di balik rumah-rumah putih di sekeliling alun-alun. Dia teringat pagi tadi, ketika matahari terbit, dia masih berada di benua lain, masih menjadi anak gembala yang memiliki enam puluh ekor domba, dan hendak bertemu dengan seorang gadis. Pagi tadi dia sudah tahu segala sesuatu yang akan dialaminya sementara dia melintasi padang-padang yang sudah begitu dikenalnya. Tapi sekarang, saat matahari mulai terbenam, dia berada di negeri lain, menjadi asing di negeri asing pula, yang bahasanya tidak dia pahami. Dia bukan lagi anak gembala, dan dia tidak punya apa-apa, tidak juga punya uang untuk pulang dan memulai hidup baru.

Semua ini terjadi hanya dalam satu hari, pikir anak itu. Dia merasa iba pada dirinya sendiri, dan meratapi nasibnya, karena hidupnya berubah begitu mendadak dan secara drastis pula

(petikan kisah ini menceritakan setelah si anak gembala ini menyeberangi benua, ke benua afrika dimana orang tua tadi berkata bahwa harta karun itu berada di dekat piramida, dan kejadian ini juga setelah si anak gembala ditipu oleh orang orang baru yang dikenalnya dan habislah semua materinya namun hanya tersisa 2 batu, si urim dan tumim, pemberian dari sang raja)

***

Dirabanya batu itu perlahan-lahan, merasakan temperaturnya serta permukaannya. Batu-batu ini adalah hartanya. Merabanya saja sudah bisa menghibur hatinya. Batu-batu ini mengingatkannya pada orang tua itu.

“Kalau kau menginginkan sesuatu, seluruh jagat raya bersatu padu membantumu mendapatkannya,” kata orang tua itu.

“Batu-batu ini disebut urim dan tumim, dan mereka bisa membantumu membaca pertanda-pertanda.”

“Apakah aku akan menemukan harta karun itu?”Tanya si anak pada kedua batu ini.

Si anak merogoh kantongnya dan mencari-cari salah satu batu itu. Tapi sekonyong-konyong kedua batu itu terdorong ke lubang di dalam kantong, dan jatuh ke tanah. Selama ini si anak lelaki tidak memperhatikan bahwa kantong itu berlubang. Dia pun berlutut untuk mencari Urim dan Tumim, untuk dimasukkan kembali ke dalam kantong. Tapi saat melihat kedua batu itu di tanah, dia teringat pesan lain dari orang tua itu

“Belajarlah mengenali pertanda-pertanda, dan ikutilah petunjuk mereka.” Kata orang tua itu.

Pertanda. Si anak lelaki pun tersenyum.

***

Anak itu pergi ke kamarnya dan mengemasi barang-barangnya. Tiga kantong penuh. Ketika hendak berangkat, di sudut kamar dia melihat kantong gembala miliknya yang sudah tua. Kantong itu sudah digumpal-gumpal, dan sudah lama dia nyaris melupakannya. Ketika dia mengeluarkan jaketnya dari kantong itu, untuk diberikan pada orang di jalanan, dua butir batu jatuh ke lantai . Urim dan Tumim.

Si anak jadi teringat raja tua itu, dan dia terperanjat menyadari sudah lama sekali dia tidak ingat akan raja itu. Hampir setahun dia bekerja tanpa henti, yang ada dalam pikirannya hanyalah mengumpulkan uang supaya dia bisa pulang ke Spanyol degan penuh kebanggaan.

“Jangan pernah berhenti bermimpi,” raja tua itu pernah berkata. “Ikutilah pertanda-pertanda.”

(Petikan kisah ini terjadi ketika si anak gembala itu telah bekerja pada pedagang kristal selama setahun setelah kejadian pencurian diatas dan si anak gembala ini banyak memberikan keberuntungan-keberuntungan pada si pedagang dan bahkan bagi kota Tangier yang awalnya seperti kota mati, ya! Hanya berawal dari idenya yang menawarkan jasa ngebersihin kaca buat toko kristalnya buat dituker dengan sebuah makanan saja untuk si anak gembala yang kelaparan – karena habis kena curi -)

***

Petikan kisah-kisah diatas ini saya ambil dari novel “Sang Alkemis” Karya Paulo Coelho. Walaupun saya baru bacanya sampai halaman ke-86 dari 213, namun saya sudah banyak terinspirasi oleh buku fenomenal ini. Hebat buat bukumu, pak paulo!

Nah untuk tulisan blog kali ini, saya ingin ngasih tau nih ke kalian-kalian tentang bakal hebatnya hidupmu,jika kau bisa baca “pertanda-pertanda” dari setiap episode yang sudah Dia buat. Dan petikan kisah-kisah diatas adalah salah satu cerita bagaimana seorang anak gembala bernama Santiago dari benua Eropa, Spanyol yang ingin mencari harta karun yang katanya ada di Piramida, Mesir namun apa kekuatannya? Ya! Hanya mengadalkan domba, 2 buah batu, impian, dan “pertanda-pertanda” dari-Nya.

Apa itu pertanda-pertanda yang saya maksud ini?? Takdir? Bisa jadi! Sebuah clue untuk mencapai misimu? Bisa jadi!

Mungkin lebih gampangnya saya ilustrasikan lagi kedalam kehidupan nyata,nih…

Ada seorang lelaki yang sedang murung, gundah gulana, pokoknya sedang kacau lah pikirannya, lalu karena kekacauan pikirannya maka si lelaki tersebut jalan-jalan keliling kota bandung. Dan setelah pikirannya mulai tenang, tiba-tiba lelaki ini bertemu secara tidak sengaja dengan seorang gadis di persimpangan jalan. “Gadis itu,…..ya ya ya saya tahu gadis itu.,kenapa tiba-tiba dia yang muncul?“ katanya dalam hati. “apakah ini sebuah kebetulan belaka?” masih dalam hati (sambil ngendarain motor nih ceritanya). Dalam hati bertanya “Ya allah, kenapa engkau menghadirkan dia disaat pikiran saya sedang gundah gulana? Kenapa ya allah? Apakah ada sebuah pertanda dari engkau, yaa rabb? – eittss, udah dulu yaa kisahnya, keterusan ntar malah..

Nah itu sih lebih gampang mengilustrasikan apa itu “pertanda” yang saya maksud..

Pastinya kawan-kawan pernah kan dihadapkan dengan kejadian-kejadian yang kayak gini. Mungkin ada yang bilang “ah, itu mah kebetulan aja keleesss” – atau – “yaa eelaaa masih aja percaya takhayul”..hahhaa,,mungkin ini reaksi kawan-kawan pada umumnya..

Tapi percaya gak sih kalau semua ini tuh bukan kebetulan belaka,sob. Ingat semua kejadian yang ada di bumi ini sudah Allah Sang Maha Creator yang ngebuatnya seindah mungkin, yang mau itu rumit atau se-sederhana sekalipun,itu tuh Allah semua yang ciptain sob.

“Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuz). (Ar Ra’d, 13: 39)

Jadi kalau menurut pandangan saya nih, setiap “pertanda” yang muncul di setiap episode hidupmu, pasti ada tangan Allah di dalemnya.percaya gak? Terserah ente mau percaya apa kagak. Saya mah percaya loh. Kan udah saya kasih tuh ayatnya J kalau main pendapat manusia oke lah boleh gak percaya, tapi kalau udah main ayat al-quran,,hhmm..

Nah kalau sekarang udah percaya si “pertanda” itu datengnya dari Allah, maka langkah selanjutnya adalah bagaimana cara ngebaca-nya nih si itu “pertanda”??

Bingung? Sama saya juga bingung,,saya aja masih belajar alias nebak-nebak kok..

Kalau pengalaman si penulis sih biasanya pertanda itu muncul secara sekelibat sih atau biasanya saya ada 2 cara (ini kalau sekelibatnya gak muncul-muncul) ;

  1. Tenangkan pikiran dan hatimu, bersihkan pokoknya pikiran – pikiran yg jelek, terus pergi ke taman, lalu diem dan ngelamunin deh tuh (“ini ngelamunnya beneran mikirin buat nyari pertanda itu yah”)
  2. Bangun di sepertiga malem, wudhu, solat, dan nangis, nangis dah disitu..suer! yang ini ampuh loo, walaupun yg nulis juga masih juarang..hehehe

Mungkin itu sih 2 cara yg pernah penulis lakuin buat nyari si “pertanda” itu.

Jadi kalau kalian punya mimpi-mimpi nih, dan disaat perjalanan menuju mimpi itu pasti banyak kan kan “pertanda-pertanda” yang seperti orang tua itu bilang (kayak semisal ketemu siapa lah atau dikasih kejadian apa lah),tetap teruslah melangkah untuk mencapai takdirmu sampai benar-benar engkau finish maka kau bisa lihat ke belakang.

Ingat juga kata orang tua tadi “Dan saat engkau menginginkan sesuatu, seluruh jagat raya bersatu padu untuk membantumu meraihnya.”

Ingat! Jagat raya bersatu loo..saya pernah denger juga di pengajian, kalau kita memulai keluar rumah dengan berdoa, maka di setiap jalan tuh pohon-pohon,hewan-hewan,semuanya tuh ikut bertasbih loh buat kita..gak percaya?BUKTIKAN!

Yah. Untuk mengakhiri perjuangan tulisan saya ingin memberi wejangan dulu buat kalian-kalian..

“Sebuah pertanda itu tak bisa terlihat oleh kasat mata, namun bisa kau cari dan kau temukan dia. Jika kau telah menemukannya. Baca, baca, dan baca dia. Setelah itu kejarlah takdirmu dan secara tidak langsung seluruh jagat raya ini akan membantumu”

This blog supported by

re_buku_picture_87197(Sang Alkemis, Paulo Coelho)

-Salam Jilat-

Selamat malam

strategi personal branding “menghina diri sendiri” ala capres (Vers.Si Jilat)

timeline Facebook, twitter, instagram, atau medsosmu atau headline surat kabar bacaanmu, apapun itu insya allah pasti akhir-akhir bulan sudah dibanjiri oleh berita-berita yang saling menyerang kejelekan-kejelekan lawan presidennya. Dan pastinya dugaan kita kalau yang menghina si A, pasti itu kerjaan tim kampanye dari si B dan begitupun sebaliknya. Mungkin ini hal yang sangat lumrah terjadi dimanapun kalau “pesta” demokrasi dimulai,.

atau biasa kita sebut dengan “black campaign” alias kampanye hitam atau saling menjelekkan lawannya. ya inilah kampanye yg sedang sangat marak di indonesiaku kini. bahkan para elite-nya pun sampai turun bicara untuk menyatakan tolak kampanye hitam.

nih contohnya..

Kampanye-Hitam-4 10358255_762825773761479_828524443_a

ini adalah salah dua contoh bagaimana kampanye “menjelekkan” lawannya sering beredar di medsos kita..iya kan?

nah yang kita pikirkan pastinya ini semua pasti kerjaan lawan kan? tapi pernah gak sih kita terbersit aja untuk berfikir “jangan-jangan ini kerjaannya tim kampanye-nya sendiri”..hayo pernah gak?? saya sih pernah dan saat ini sdg mikirin, nah makanya saya langsung nulis artikel ini.

saya kepikiran tentang tulisan berawal dari teman facebook saya yang menulis status gini..

“Belum tentu yang bikin black campaign ke Jokowi itu dari pihak Prabowo,, begitu juga sebaliknya.” (Mas Bijak F. Putranto)

jeeess,setelah baca ini ada benarnya juga yah dan langsung dah saya kepikiran ilmu strategi branding ini..

mungkin yg sudah terkenal mah strategi personal branding untuk yang positif-positif buat dirinya sendiri, tapi sudah ada kah strategi personal branding tapi mem-branding personalnya yg isinya jelek-jelekin dirinya sendiri..Saya daritadi nyari di internet sih belum dapat nih istilah..

orang-orang pasti pada nanya kalau buat ngejelekin diri sendiri ngapain pakai strategi coba..gak usah pakai timses aja sekalian,,hahaha..ya! ini mah pandangan umumnya seperti itu, tapi saya pikir ngejelekin diri sendiri juga harus dipikirkan lo, harus pakai strategi loo..

kenapa saya bisa menduga strategi personal branding yang ini bisa jadi dilakukan oleh timses-nya sendiri?

kalau menurut pandangan saya adalah dikarenakan watak atau kriteria orang timur adalah gampang kasihan dengan orang lain. ya! sama sifatnya seperti saya yakni kasihan dengan orang yang terpojokkan, nah bisa jadi karena semisal si A merasa dihina terus,dipojokkan terus dan bagusnya lagi si A menanggapi dengan “aku rapopo”..wiiiss makin jadi deh strateginya berjalaaann muluusss!!

dan akhirnya orang-orang yang punya sifat mengasihani jadinya memilih si A (ingat! karena rasa kasihan)

bagaimana? bisa diterima kah analisa saya? 🙂

tenang-tenang ini analisa masih tanpa dasar apapun kok,,masih cuma dari lamunan si jilat aja..

ini bisa jadi iya bisa jadi tidak, hanya dia yang tahu..ya! dia..

oke! sekian dulu ulasan pendek saya tentang strategi personal branding “menghina diri-sendiri” ala capres

kalau temen-temen punya referensi tentang strategi personal branding yang kayak gini..boleh dong berbagi yah..

–selamat malam–

salam indonesiaku

Salam Jilat